Pluralisme dalam Pandangan Mukti Ali

Main Article Content

M. Abizar

Abstract

Mukti Ali disebut sebagai bapak agama, karena beliau adalah tokoh cendekiawan muslim Indonesia yang pernah menjabat sebagai menteri agama Republik Indonesia, selain itu pemikiran beliau sangat Plural dan sangat menerima perbedaan. Baginya adalah sebuah kenyataan, bahwa kita adalah berbeda-beda, beragam dan plural dalam beragama dan ini adalah kenyataan sosial, sesuatu yang niscaya dan tidak dapat dipungkiri lagi. Dalam konsep pemikiran Abdul Mukti Ali ada tiga hal yang sangat penting diketahui untuk kehidupan sosial, bermasyarakat, dan beragama yaitu: Pertama, pentingnya menjaga kerukunan antar umat seagama. Kedua, pentingnya menjaga kerukunan antar umat berbeda agama. karena dalam sejarah, konflik agama di belahan dunia manapun pernah terjadi, tak terkecuali di negeri kita ini. Ketiga, pentingnya membina hubungan umat beragama dengan pemerintah, agar kehidupan beragama dapat dilaksanakan dengan perasaan damai dan terjamin. Seterusnya Abdul Mukti Ali menerima satu aspek dari beberapa aspek yang ditawarkan dalam kehidupan beragama, yaitu aspek Agree in disagreement yang maksudnya adalah “Setuju dalam Perbedaan”, karena menurut Abdul Mukti Ali dalam aspek inilah umat beragama bisa rukun, saling menghargai dan menghormati dalam bermasyarakat, berpolitik, terutama hubungan antar umat beragama.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
M. Abizar. (2019). Pluralisme dalam Pandangan Mukti Ali. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, 1(2), 185-212. https://doi.org/10.32939/ishlah.v1i2.47
Section
Articles

References

Abdurrahman, B. D. (1993). Agama dan Masyarakat: 70 Tahun H. A. Mukti Ali. Yogyakarta: IAIN Sunan Kalijaga Press.
Ali, A. M. (1987). Beberapa Persoalan Agama Dewasa ini. Jakarta: CV. Rajawali.
Ali, H. (1965). Ilmu Perbandingan Agama, Sebuah Pembahasan tentang Metode dan Sistem. Yogyakarta: Yayasan Nida.
Ali, H. (1981). beberapa Persoalan Agama Dewasa ini. Jakarta: Rajawali.
Ali, H. (1991). Memahami Beberapa Aspek Ajaran Islam. Bandung: Mizan.
Azra, A. (1998). Menteri-menteri Agama RI: Biografi Sosial Politik. Jakarta: PPIM.
Basuki, A. (2013). Pemikiran Keagamaan Mukti Ali. 2013: SUKA Press.
Damammi dkk, M. (n.d.). http://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/12703. Retrieved Januari 2001, from http://digilib.uin-suka.ac.id.
Handrianto, B. (2007). 50 Tokoh Islam Liberal. Jakarta Timur: Hujjah Press.
Hick, J. (1987). Religious Pluralism. In M. Eliade, The Encyclopedia of Religion. New York: Mac Millan Publ. Comp.
Husaini, A. (2005). Pluralisme Agama: Haram. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar.
Husain, K. (2014). Peran Mukti Ali dalam Pengembangan Toleransi Antar Agama di Indonesia. Jurnal Ushuluddin, XXI(1), 107.
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/lubb/article/download/516/415. (n.d.). http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/lubb/article/download/516/415. Retrieved 2021, from http://jurnal.uinsu.ac.id.
http://syaifworld.blogspot.co.id/2016/09/biografi-dan-pemikiran-prof-dr-h-abdul.html. (n.d.). http://syaifworld.blogspot.co.id/2016/09/biografi-dan-pemikiran-prof-dr-h-abdul.html. Retrieved 2021, from http://syaifworld.blogspot.co.id.
http://digilib.uinsby.ac.id/4241/7/Bab%203.pdf. (n.d.). http://digilib.uinsby.ac.id/4241/7/Bab%203.pdf. Retrieved Januari 2021, from http://digilib.uinsby.ac.id.
https://id.wikipedia.org/wiki/Pluralisme. (2021, Januari 20). https://id.wikipedia.org/wiki/Pluralisme. Retrieved from https://id.wikipedia.org.
Mansur, S. (2018, Juni). Studi Sejarah Agama. JURNAL: AL FATH, 03(01), 18.
Naim, N. (2014). Islam dan Pluralisme Agama. Yogyakarta: Aura Pustaka.
Rambe, T. (2016). Pemikiran A. Mukti Ali dan Kontribusinya terhadap Kerukunan antar Umat Beragama. Jurnal Al-Lubb, 1(1), 24-42.
Rasjidi. (1982). Janji-Janji Islam. 1982: P.T Bulan Bintang.
Ruslan, I. (2010). Etika Islam dan Semangat Pluralisme Agama di Era Global. Al Adyan, V(1), 12.
Saputra, R. (2012). Tuhan Semua Agama. Yogyakarta: Lima.
Thoha, A. M. (2005). Tren Pluralisme Agama: Tinjauan Kritis. Depok: Kelompok Gema Insani.