Preventing Hoax Issues on Social Media Using the Empowering Eight (E8) Digital Literacy Model

Main Article Content

Refika Mastanora
Yuliati Yuliati

Abstract

This research aims to identify strategies in realizing an intelligent community in Nagari Batu Basa in responding to hoax issues on Facebook social media. The study aims to describe the attitudes of the Nagari Batu Basa community toward hoax issues on Facebook social media and to identify the strategies employed in providing media literacy to the Nagari Batu Basa community exposed to hoax issues on Facebook social media. This research uses a qualitative descriptive approach. Informant data were obtained using purposive sampling, selecting informants based on specific considerations, resulting in 7 informants. Data collection techniques included media observation, direct interviews to obtain clear and concrete data regarding the attitudes of the Nagari Batu Basa community in responding to hoax issues on Facebook social media. Documentation was directly taken from the issues present on Facebook. The results of the research found an intelligent media-savvy community as they were able to apply most of the E 8 model, which involves identifying issues visible on social media, seeking relevant information from various sites, selecting reliable sources, discussing with those knowledgeable about the circulating issues, and then sharing back to the public if the issue is deemed beneficial to many people.


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi Mewujudkan Masyarakat Nagari Batu Basa Cerdas Dalam Menyikapi Isu Hoax di Media Sosial Facebook. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap masyarakat Nagari Batu Basa terhadap Isu hoax di media sosial Facebook dan untuk mengidentifikasi strategi yang dilakukan dalam memberikan literasi terhadap masyarakat Nagari Batu Basa yang terpapar Isu hoax di media sosial Facebook Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Data informan didapatkan dengan metode purposive sampling, yaitu memilih informan berdasarkan pertimbangan tertentu sehingga didapatkan 7 informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi media, wawancara (interview) secara langsung guna memperoleh dan menggali data secara jelas dan konkret mengenai sikap masyarakat Nagari Batu Basa dalam menyikapi Isu hoax di media sosial Facebook. Dokumentasi yang dilakukan diambil langsung dari Isu yang ada di Facebook. Hasil dari penelitian yang dilakukan ditemukan masyarakat yang cerdas bermedia karena telah mampu mengaplikasikan sebagian besar dari model E 8, yakni mengidentifikasi terlebih dahulu isu yang tampak di media social, mencari informasi yang relevan dari beberapa situs, memilih sumber terpercaya, mendiskusikan kepada orang yang paham tentang isu yang beredar, kemudian men share kembali ke public jika isu tersebut dianggap bermanfaat bagi banyak orang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mastanora, R., & Yuliati, Y. (2023). Preventing Hoax Issues on Social Media Using the Empowering Eight (E8) Digital Literacy Model. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, 5(2), 263-278. https://doi.org/10.32939/ishlah.v5i2.247
Section
Articles

References

Budi Setyanta, Y. (2020). Literasi Sekolah: Tantangan Dan Strategi Pelaksanaan. Jurnal Guru Dikmen Dan Diksus, 2(2), 105–118. https://doi.org/10.47239/jgdd.v1i2.30
Ganggi, R. I. P. (2018). Materi Pokok dalam Literasi Media Sosial sebagai salah Satu Upaya Mewujudkan Masyarakat yang Kritis dalam Bermedia Sosial. Anuva, 2(4), 337. https://doi.org/10.14710/anuva.2.4.337-345
Helaludin dan Wijaya, H. 2019. Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori & Praktik. Makassar: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Kiki Astria, K., Nuzuli, A. K., & Handayani, F. (2021). Etika Jurnalistik, Perempuan dan Pemberitaan Pelecehan Seksual di Media Online. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, 3(2), 191–199. https://doi.org/10.32939/ishlah.v3i2.104
Liestyasari, S. I., Nurcahyono, O. H., Astutik, D., & Nurhadi, N. (2020). Literasi Penggunaan Media Sosial Sehat Bagi Forum Anak Surakarta. DEDIKASI: Community Service Reports, 2(2), 58–65. https://doi.org/10.20961/dedikasi.v2i2.37834
Lexy. J. Moleong, 2000, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Lukman, A. (2011). Dampak Program Literasi Media Bagi Siswa Kelas X Sma Muhammadiyah 1 Kota Magelang. Sosiologi Antropologi.
Napsitul Mutmainnah, M. (2014). Literasi Media Sosial pada …(Mimin Rahmatia, Hasbi) LITERASI MEDIA SOSIAL PADA PEMUDA DI DESA SORO KABUPATEN BIMA. 149–160.
Nugraha, M. T. (2019). Hoax di Media Sosial Facebook: Antara Edukasi dan Propaganda Kepentingan. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 3(1), 97–108. https://doi.org/10.21580/jsw.2019.3.1.3359
Raco, J. R. 2004. Metode Penelitian Kualitatif. Grasindo.
Reporsitory UIN Satu Tulung Agung. (2021). Bab iii fenomena hoax di media sosial facebook dan twiter. Komunikasi.
Romli, A. S. 2012. Jurnalistik Online. Bandung: Nuansa Cendekia
Rulli Nasrullah, 2016, Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, Sosioteknologi, Cet.kedua, Simbiosa Rekatama Media, Bandung
Sari, Y., & Prasetya, D. H. (2022). Literasi Media Digital Pada Remaja, Ditengah Pesatnya Perkembangan Media Sosial. Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi, 8(1), 12–25.
Sartika Kurniali. 2009. Step by Step Facebook. Jakarta: PT. Elek Media Komputindo
Sasmito, Mayasari, 2015. Pemanfaatan Media Sosial Facebook Untuk Media PembelajaranBahasa Indonesia, Vol. 1 .No 1 (Online) 08 Maret2020
Sudaryono. 2016. Metodologi Penelitian. Depok: PT. Raja Grafindo Persada
Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung : Alfabeta, CV.
Sunaryo. 2004. Psikologi Untuk Pendidikan. Jakarta: EGC.
Sukma, H. H. (2021). Strategi Kegiatan Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Jurnal VARIDIKA, 33(1), 11–20. https://doi.org/10.23917/varidika.v33i1.13200
Sulthan, M., & Istiyanto, S. B. (2019). Model Literasi Media Sosial Bagi Mahasiswa. Jurnal ASPIKOM, 3(6), 1076. https://doi.org/10.24329/aspikom.v3i6.280
Tamburaka, Apriadi, 2013. Literasi Media CerdasBermediaKhalayak. Cet. Ke-1 Jakarta, PT RAJAGRAFINDON PERSADA.
Witdianti, Y. (2018). Strategi Literasi Dalam Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Program Kemitraan Unicef. Prosiding Pekan Seminar Nasional (Pesona), 100–109.

Sumber online
Adri, Yasin. 2022. https://pustaka.unand.ac.id/makalah-pustakawan/item/271-hoaks-perspeksif-islam. Diakses 15 November 2023
Basuki, Sulistyo. 2016. https://duniaperpustakaan.com/2016/08/literasi-informasi-dan-literasi-digital.html. Diakses 15 November 2023
https://www.kominfo.go.id/content/detail/10842/cerdas-bermedsos-dan-waspadai-hoaks-di-dunia-maya/0/sorotan_media. (diakses 08 maret 2023)
https://digitalbisa.id/artikel/bijak-bermedia-sosial-dan-jadilah-cerdas-digital-PzFc3. (diakses 08 maret 3)
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/02/17/facebook-media-sosial-paling-banyak-digunakan-di-dunia. (diakses 08 maret 2023)
https://www.kominfo.go.id/content/detail/8949/ini-cara-mengatasi-berita-hoax-di-dunia-maya/0/sorotan_media Diakses 15 November 2023
Asriadi. 2020. http://repository.iainpare.ac.id/1919/1/15.3100.046.pdf. Diakses 15 November 2023
Respati, S. ,2017, Mengapa Banyak Orang Mudah Percaya Isu “Hoax”? Kompas.com. Retrieved from http://nasional.kompas.com/read/2021/08/24/18181951/mengapa.banyak.orang.mudah.percaya.Isu.hoax
Tenia, Hilda. 2017. Fungsi Media Sosial. Kata.co.id. Retrieved from https://www.kata.co.id/Pengertian/Media-Sosial/879.