PERSEPSI DAN PREFERENSI MASYARAKAT PESANTREN TERHADAP BANK SYARI’AH (STUDI KASUS MASYARAKAT PESANTREN SUMATERA BARAT)

Main Article Content

dafiar dafiar
Adila Cintyawaty
Mursal
Rezki Agra Ditama
Muhammad Fauzi

Abstract

Sumatera Barat merupakan Mayoritas Masyarakat Islam dan lembaga pesantren juga tersebar banyak di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi dan preferensi masyarakat pesantren terhadap keberadaan bank syari’ah di sumatera barat. Menggunakan indikator-indikator persepsi dan preferensi yang menjadikan pokok dalam pengukuran yang berkenaan dengan persepsi maupun preferensi. sampel yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga pesantren yang tersebar di Padang Panjang yaitu Pesantren Nurul Ikhlas, Bukittinggi Pesantren Parabek dan Agam Pesantren diniyyah Pasia dengan menggunakan kuesioner. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi dan preferensi masyarakat pesantren Sumatera Barat terhadap bank syari’ah diukur dengan personal effect, cultural effect dan physical effect dapat disimpulkan positif atau baik.

Article Details

Section
Articles

References

Any Meilani, A. P. (2017). Persepsi Pengajar di Pesantren Terhadap Bank Syari’ah. Seminar Nasional Riset Manajemen & Bisnis “Perkembangan Konsep Dan Riset E-Business Di Indonesia,” 323.

Arifin, Z. (2006). Dasar-Dasar Manajemen Bank Syari’ah. Pustaka Alvabet.

Bukhari. (2009). Akulturasi Adat Dan Agama Islam Di Minangkabau. Al-Munir, I(1), 49–63.

Bungin, B. (2009). Metodolgi Penelitian Kuantitatif (ke 4). Kencana Prenada Meida.

Fandy Tjipto, G. C. (2012). Pemasaran Strategi (Edisi Ke 2). CV.Andi Offset.

Muslich Anshori, S. I. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif (Edisi 1). Pusat Penerbitan da Percetakan UNAIR (AUP).

Sehani. (2017). Analisis Persepsi dan Preferensi Masyarakat Pesantren terhadap Bank Syari’ah. Al Iqtishad, Volume I, 13.

Subana. (2005). Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Pustaka Setia.

Sugiyanto. (2004). Analisis Statistika Sosial. Bayumedia Publishing.

Sugiyono. (2003). Metodologi Penelitian Bisnis. Pusat Bahasa Deodiknas.

Undang-undang RI. (2008). UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANG PERBANKAN SYARIAH. In Revista de Trabajo Social (Vol. 11, Issue 75, pp. 23–26). http://www.desarrollosocialyfamilia.gob.cl/storage/docs/Informe_de_Desarrollo_Social_2020.pdf%0Ahttp://revistas.ucm.es/index.php/CUTS/article/view/44540/44554

Wirartha, M. (2005). Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. C.V Andi Offset.

Zukriman, dan M. S. L. (2014). Persepsi Kelompok Rujukan Tigo Tungku Sajarangan Tentang Produk Bank Syari’ah di Pasaman Barat. Apresiasi Ekonomi, Volume 2,.