Humanistic Da’wah Literacy Among Z Generation: An Analysis of the Communication of Islamic Humanist Values on TikTok and Instagram via the @kadamsidik00 Account
Abstract
The development of digital media has transformed Islamic da’wah practices, making them more interactive and aligned with the characteristics of the Z Generation that has grown up in a digital ecosystem. This study focuses on the patterns of humanistic da’wah developed by Z Generation da’wah creators through social media. The research problem lies in the limited existing studies on how Z Generation creators construct, communicate, and internalize the values of Islamic humanism through digital platforms such as TikTok and Instagram. This study employs a qualitative method with a netnographic approach to observe the activities, content, and digital interactions on the Kadam Sidik (@kadamsidik00) da’wah account on TikTok and Instagram. Data was collected through observations of content posts, communication patterns, and audience responses, which were then analyzed thematically. The results indicate that the applied da’wah patterns reflect a humanistic approach through the use of language that is communicative, empathetic, non-judgmental, and relevant to the emotional experiences of the Z Generation. The dominant values of Islamic humanism include empathy, tolerance, equality, and respect for human dignity. The communication strategies employed are dialogic, creative, and participatory, thereby fostering an emotional connection between the preacher and the audience. These findings indicate that the success of digital da’wah among Z Generation is determined not only by religious content but also by the ability to integrate a humanistic approach with digital communication strategies that align with the characteristics of the young audience. Perkembangan media digital telah mengubah praktik dakwah Islam menjadi lebih interaktif dan dekat dengan karakteristik Generasi Z sebagai kelompok yang tumbuh dalam ekosistem digital. Penelitian ini berfokus pada pola dakwah humanis yang dikembangkan oleh kreator dakwah Generasi Z melalui media sosial. Permasalahan penelitian terletak pada masih terbatasnya kajian mengenai bagaimana kreator Generasi Z membangun, mengomunikasikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai humanisme Islam melalui platform digital seperti TikTok dan Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi untuk mengamati aktivitas, konten, dan interaksi digital pada akun dakwah Kadam Sidik (@kadamsidik00) di TikTok dan Instagram. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap unggahan konten, pola komunikasi, serta respons audiens yang kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola dakwah yang diterapkan mencerminkan karakter dakwah humanis melalui penggunaan bahasa yang komunikatif, empatik, tidak menghakimi, dan relevan dengan pengalaman emosional Generasi Z. Nilai-nilai humanisme Islam yang dominan meliputi empati, toleransi, kesetaraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Strategi komunikasi yang digunakan bersifat dialogis, kreatif, dan partisipatif sehingga mampu membangun kedekatan emosional antara dai dan audiens. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah digital pada Generasi Z tidak hanya ditentukan oleh substansi keagamaan, tetapi juga oleh kemampuan mengintegrasikan pendekatan humanis dan strategi komunikasi digital yang sesuai dengan karakteristik audiens muda.References
Afiq, M., & Fakhruddin, A. (2024). Etika dakwah Kadam Sidik dalam media baru. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 45–58.
Afifah, N., & Kuntari, D. (2025). Pembentukan identitas sosial Generasi Z melalui media sosial digital. Jurnal Komunikasi dan Media Digital, 7(1), 34–48.
Amalia, N., Putri, D., & Rahman, A. (2025). Konten keagamaan digital dan kesehatan mental Generasi Z. Journal of Medical and Health Science, 1(3), 45–59.
Aulia, R., Hidayat, M., & Suryani, N. (2025). Moderasi beragama dan komunikasi keagamaan di media sosial. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama, 4(2), 112–126.
Azhari, F. (2019). Islam rahmatan lil ‘alamin: Konsep dan implementasi dakwah humanis. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 13(2), 150–165.
Campbell, H. (2013). Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. Routledge.
DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. Retrieved from https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia
Eriyanto. (2015). Analisis Isi: Pengantar Metodologi untuk Penelitian Komunikasi dan Ilmu Sosial. Kencana.
Fahrudy, D., Haryani, E. R., Rahman, N. N. A., & Parhan, M. (2025). Dakwah digital: Cara kreatif menyebarkan nilai Islam di media sosial TikTok untuk Generasi Z. Ad-Da'wah, 24(1), 1–15.
Febrianto, A., & Muhid, A. (2025). Perilaku keberagamaan Generasi Z dalam ruang digital. Journal International Dakwah and Communication, 5(1), 66–81.
Hasyim, M. (2020). Transformasi dakwah di era digital: Aksesibilitas dan distribusi pesan Islam. Jurnal Ilmu Dakwah, 40(1), 75–90.
Husna, L. I., & Ichsan, Y. (2025). Dakwah digital: Urgensi TikTok sebagai media dakwah bagi Generasi Z. Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman, 4(2), 81–88.
Jenkins, H. (2006). Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York University Press.
Jumhadi, A. I., Rahman, F., & Kurniawan, D. (2024). Strategi dakwah berbasis media digital dalam meningkatkan pemahaman keagamaan Generasi Z di Indonesia. Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, 6(3), 201–215.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009.09.003
Kozinets, R. (2020). Netnography Unlimited: Understanding User-Generated Content, Social Media & Online Communities. Sage.
Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). Sage Publications.
Kusumawati, L., & Sitika, N. (2024). TikTok sebagai media dakwah Islam bagi Generasi Z: Efektivitas dan tantangannya. Jurnal Dakwah Digital, 3(1), 12–26.
Masripah. (2025). Redefining Islamic da’wah through Z Generation’s digital engagement in Indonesia. Sinergi International Journal of Islamic Studies, 1(1), 45–60.
Muvid, M. (2023). Model dakwah humanis di era digital: Pendekatan berbasis humanity. Jurnal Komunikasi Islam Nusantara, 5(2), 101–119.
Myrilla, N., Rahmawati, S., & Putra, R. (2024). Analisis mengenai metode dakwah Islami melalui platform TikTok pada Gen Z. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 155–168.
Putra, R., & Junita, S. (2024). Produksi konten digital dan konstruksi identitas Generasi Z di media sosial. Jurnal Media dan Budaya Digital, 5(2), 88–101.
Nasrullah, R. (2018). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Putri, F. S. (2025). Representasi dakwah Islam di kalangan Gen Z Indonesia: Analisis media sosial dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantara, 7(2), 78–91.
Ramadhani, S., & Khoirunisa, L. (2023). Gaya hidup digital native Generasi Z dan pola konsumsi media sosial. Jurnal Media dan Masyarakat, 18(1), 33–47.
Rochmah, N. H. (2022). Effectiveness of using the TikTok application as a digital dakwah media for Z Generation (Study of TikTok account @Basyasman00). QAULAN: Journal of Islamic Communication, 3(1), 25–38.
Safitri, F. (2023). Media sosial sebagai arena identitas dan empati sosial Generasi Z. Jurnal Meisyarai Insan Madani, 6(2), 44–55.
Safitri, R., & Romli, K. (2025). Komunikasi dakwah digital dan pembentukan kedekatan emosional dengan audiens muda. Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 10(3), 215–230.
Syahansyah, Z. (2018). Humanisme Islam dan perdamaian dalam perspektif rahmatan lil ‘alamin. Jurnal Sosial Keagamaan, 10(2), 88–102.
Wahid, A. (2022). Interaktivitas dakwah digital di media sosial: Analisis relasi dai dan audiens. Jurnal Komunikasi Digital, 7(1), 15–27.
Waseso, B., & Wibowo, R. (2025). Kesehatan mental Generasi Z dalam era media digital. Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, 4(1), 95–108.
Wibawa, A. (2025). Strategi dakwah digital melalui Instagram dan TikTok dalam meningkatkan pemahaman keislaman Generasi Z. Jurnal Komunikasi Islam Kontemporer, 6(1), 55–70.
Copyright (c) 2026 Rahmita Sari, Nafa Aqla Islami, Ainun Jariah, Devi Yuliantina, Refa Asmianur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
