The Phenomenon of Mukbang on Social Media: Sayyid Qutbuh’s Perspective on The Tafsir of The Qur’an

  • Meity Ummiyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Ahmad Zuhri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Aisyah Simamora Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Keywords: Phenomenon, Mukbang, Social Media

Abstract

In Islam, all excesses are prohibited because they will have fatal consequences, such as mukbang which can damage the health of the human body. In this study, the analysis of the Mukbang phenomenon on social media was studied: "Tafsir Fii Zhilalil Qur'an". Mukbang on social media shows the phenomenon of overeating. In this study, a qualitative method was used with a Library Research Approach. The qualitative method was chosen to describe, study, and interpret narrative and descriptive data, especially related to the ethics of eating from the perspective of Sayyid Qutb. In the study, it can be concluded that the Tafsir Fi Ẓilālil Qur'an emphasizes that Islam is a religion that regulates all aspects of human life, including in seemingly simple matters such as eating. Through this prohibition, the Qur'an educates people to always protect themselves from excessive behavior that can lead to sin, and directs people to cultivate gratitude, simplicity, and responsibility. This message aligns with Quthub's principles of da'wah, which emphasize spiritual development through the internalization of Qur’anic values ​​in everyday life.

Dalam Islam, segala hal yang berlebihan dilarang karena akan berakibat fatal, seperti mukbang yang dapat merusak kesehatan tubuh manusia. Dalam penelitian ini, analisis fenomena Mukbang di media sosial dikaji: “Tafsir Fii Zhilalil Qur’an”. Mukbang di media sosial menunjukkan fenomena makan berlebihan. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan dengan Pendekatan Library Research. Metode kualitatif dipilih untuk mendeskripsikan, mengkaji, dan menginterpretasi data naratif dan deskriptif, khususnya terkait etika makan dari perspektif Sayyid Qutb. Dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Tafsir Fi Ẓilālil Qur’an menekankan bahwa Islam adalah agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam hal-hal yang tampak sederhana seperti makan. Melalui larangan ini, Al-Qur’an mendidik manusia untuk senantiasa menjaga diri dari perilaku berlebihan yang dapat berujung pada dosa, dan mengarahkan manusia untuk memupuk rasa syukur, kesederhanaan, dan tanggung jawab. Pesan ini sejalan dengan prinsip dakwah Quthub yang menekankan pengembangan spiritual melalui internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

References

Abi ‘Abdullah Muhammad bin Ahmad al-Anshari al-Qurthubi. (n.d.). Tafsir Al Qurthubi, Dita’liq oleh Muhammad Ibrahim Al Hifnawi, Jilid 7. Pustaka Azam.

Abu Isa Muhammad bin Isa at-Tirmidzi. (1999). Sunan at-Tirmidzi. In Kitāb az-Zuhd (Issue 2380). Dar al-Salam.

al-Bardiy, A. M., & ad-Dhali’, F. I. (2014). Mausu’ah al Wujuh wa an-Nazdoir Fi Al-Qur’an al-Karim (Vol. 2). Dar at Tadamuriyah.

Al Qurthubi. (n.d.). Tafsir Al Qurthubi”, Ta’liq. Muhammad Ibrahim Al Hifnawi, Takhrij. Mahmud Hamid Ustman: Vol. Jilid 7 (Jilid 7). Pustaka Azam.

Amar, Y. (2016). Badan Sehat Ibadah Jadi Hebat. Gema Insani.

Asriati. (2023). Analisis Perilaku Konsumsi Makanan dan Minuman Manis terhadap Prediabetes Remaja di Kota Jayapura. Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(3), 495–511.

Az-Zuhaili, W. (n.d.). Tafsir Al Munir: Aqidah, Syariah, dan Manhaj, Jilid 15, 1424 H. Gema Insani.

Badan Pusat Statistik. (2021). Prevalensi Obesitas pada Penduduk Umur > 18 Tahun Menurut Jenis Kelamin 2016-2018.

Bambang Altim. (2023). Mukbang Lengkuas Mentah. Indonesia: Www.Tiktok.Com, 2023. https://www.tiktok.com/@bambangaltim12mukbang/video/7560705648384675128?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7532937415914259986.

Departemen Agama RI. (2009). Kesehatan Perspektif AlQur’an - Tafsir Tematik AlQur’an, kesatu. Lajnah Pentashihan Mushaf AlQur’an.

Hamka. (1999). Tafsir Al Azhar, Juz XV. PT Pustaka Panji Mas.

Ilahi, M. T. (2015). Revolusi Hidup Sehat Ala Rasulullah. Katahati.

Inayah, A. N. (2023). Fenomena Mukbang Perspektif Hadis Nabi Saw (Tinjauan Hadis Tematik), (Kudus: Skripsi IAIN Fakultas Ushuluddin, Prodi Pendidikan Ilmu Hadis) (p. 2).

Ismâ’îl ibn Katsîr al-Qurasyî al-Dimasyqî. (1978). Tafsîr al-Qur’an alAzîm, Juz 15. Dâr al- Ma’rifah.

Ismail Abu Fida bin Umar bin Katsir. (2002). Tafsir Ibn Katsir, Jilid 3. Pustaka Imam Asy Syafi’i.

Lestari, D. (2004). Fenomena Mukbang Perspektif Ayat-ayat Israf dalam Al-Qur’an (Analisis Pendekatan Double Movement Fazlur Rahman). Skripsi Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora UIN Kiai Haji Achmad Siddiq.

M, A., & others. (2023). Mukbang: Praktik dan Komunikasi Budaya. LWSA Conference Series 06, 36.

Majah, I., & Yazid, M. bin. (2007). Al-Sunan, Diterjemahkan oleh Nasiruddin al-Khattab, Hadits 3349. Maktabat Dar-us-Salam.

Mangcek usman Official. (2023). 1 Kg Lidah Sapi Bumbu Acar Sate Madura Hampir Gak Bisa Bangun Lagi Ges. Indonesia:Www.Youtube.Com,2023. https://youtu.be/6C3ivdovS3o?si=pKzjheNdp3QQddGR.

Nenty Garut Karawang. (2023). Mukbang Bakso Dengan Berpuluh-Puluh Cabe. Indonesia: Www.Tiktok.Com, 2023. https://www.tiktok.com/@nenty_garut_karawang/video/7365874861190778118?is_from_webapp=1&sender_device=pc&web_id=7532937415914259986.

Quthb, S. (2003). Fī Ẓilāl al-Qur’ān, Jilid 4. Dār al-Shurūq.

Quthb, S. (2004). Tafsir Fi Zhilalil Qur’an: Di Bawah Naungan Al Qur’an (jilid 8, Cet.1). Gema Insani Press.

Rahayu, M. (2019). Pola Makan Menurut Hadist Nabi SAW (Suatu Kajian Tahlili). Jurnal: Diskursus Islam, 7(2), 296.

Siregar, R. S. (2025). Konsumsi Makanan Berlebihan Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Ilmi (Studi Kasus Prader Willi-Syndrome dan Binge Eating Disorder). Skripsi: Uin Suska Riau, 1.

Sohrah. (2016). Etika Makan dan Minum Dalam Pandangan Syariah. Jurnal: Al-Daulah, 5(1), 23–24.

Sugono, D. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Supriadi, A. (2022). Mukbang Hewan Mamalia Mandi Cabe. https://youtu.be/Nl4DmyDzkB0?si=ImfzouHBXTOXa4fT

Wardhani, W. D. L., Jatmikowati, T. E., & Rahman, A. U. (2019). Pangan Toyyibah: Mengenalkan Perspektif Gaya Hidup Sehat Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Early Childhood : Jurnal Pendidikan, 3(2), 1–14.

ZA, F. M. (2023). Etika Makan dan Minum Yang Menyehatkan Dalam Prespektif Al-Qur’an. Ihsanika: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(4), 106.

Zulfah Binti Husnah. (2022). Pedoman Gizi Seimbang Dalam Al-Qur’an (Perspektif Tafsir Al Maragi). Ushuly: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 1(1), 29.

Published
2025-11-26
Section
Articles