The Utilitarianism Perspective in A Life of Harmony to Reduce Mass Violence

Main Article Content

Zainal Fadri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran konsekuensi antara pemikiran utilitarianisme dengan konsep persatuan Indonesia yang tertuang dalam sila kelima pancasila. Perumusan konsepsi ini menjadi sebuah upaya dalam mengatasi persoalan kekerasan dalam masyarakat yang mengalami peningkatan setiap tahun. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan pandangan lain untuk mengatasi persoalan kekerasan dalam masyarakat dimulai dari akar persoalan dan akhirnya menemukan formulasi untuk mengatasi persoalan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan penggalian data menggunakan penelusuran literasi. Data yang ditemukan kemudian dilakukan klasifikasi dan dirumuskan kembali menjadi sintesis untuk menjawab persoalan dalam penelitian. analisis data dan keabsahan data dilakukan dengan pendekatan komparasi dan semiotika. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya sebuah konsekuensi dalam pemahaman utilitarianisme dalam menentukan kebahagiaan bersama sehingga mewujudkan suatu persatuan yang damai dan jauh dari konflik. Persoalan kekerasan masyarakat dapat diatasi dengan konsep persatuan yang sudah menjadi nilai pokok dalam kehidupan masyarakat itu sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Fadri, Z. (2021). The Utilitarianism Perspective in A Life of Harmony to Reduce Mass Violence. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, 3(2), 163-175. https://doi.org/10.32939/ishlah.v3i2.93
Section
Articles

References

Abidin, Z. (2005). Penghakiman Massa. Jakarta: Accompli Publishing.
Aizenman, J., & Jinjarak, Y. (2011). Income Inequality, Tax Base and Sovereign Spreads. UC Santa Cruz: Department of Economics, UCSC.
Baswir, R. (2015). Ekonomi Kerakyatan Vs Neoliberalisme. Gema Keadilan, 2 (1).
Bertens, K. (2000). Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Efendi, M. B. (2006). Kebijakan Perpajakan di Indonesia. Yogyakarta: Alinea Pustaka.
Gie, K. K. (2003). Membangun Kekuatan Nasional untuk Kemandirian Bangsa. Yogayakarta: Cindelaras Pustaka.
Kaelan. (1996). Filsafat Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Kingsbury, D. (2005). Peace in Aceh a Personal Account of Helsinki Peace Process, Jakarta: PT Equinox Publishing Indonesia.
Mill, J. S. (2005). On Liberty: Perihal Kebebasan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Nugroho, A. D. (2011). Kedudukan Asas Efisiensi Pemungutan Pajak dalam Hukum Acara Perpajakan di Indonesia. Jurnal Mimbar Hukum, Edisi Khusus.
Patji, A. R. (1998). Zona Industri Lokhseumawe (ZILS): Studi Tentang Kesenjangan Sosial Budaya di Aceh Utara. Journal Masyarakat dan Budaya, 2 (1).
Rawls, J. (2006). Teori Keadilan, judul asli: A Theory of Justice, terj. Uzair Fauzan dan Heru Prasetyo. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Salamun, A.T. (1985). Pembaharuan di Bidang Perpajakan, Suatu Tinajauan Umum. Jakarta: LP3ES.
Santoso, I. (2018). Kedaulatan dan Yurisdiksi Negara dalam Sudut Pandang Keimigrasian. Binamulia Hukum, 7 (1).
Susan, N. (2009). Sosiologi Konflik dan Isu-isu Konflik Kontemporer. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Suseno, Frans-Magnis. (1997). 13 Tokoh etika. Yogyakarta: Kanisius.

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'