Multicultural Islamic Preaching within a Plural Society: Ustaz Mursyidin’s Contribution in Penyengat Village, Siak

  • Perdamaian Hasibuan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Siti Marpuah Universiti Tun Hussein Onn Malaysia
  • Masbukin Masbukin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Imam Hanafi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Keywords: multicultural da'wah; Penyengat village; religious minority; cross-cultural communication;

Abstract

This article examines the multicultural da'wah practices carried out by ustaz Mursyidin in Penyengat Village, Sungai Apit Subdistrict, Siak Regency, Riau—a traditional community of the Anak Rawa Tribe where most residents adhere to Christianity, Buddhism, and indigenous beliefs, while Muslims form a small minority. The study aims to explore the da'wah strategies used, identify the challenges faced, and analyze community responses within a multicultural setting. Using a qualitative character study approach, data were collected through interviews, participatory observation, and document analysis. Findings reveal that ustaz Mursyidin adopts a contextual and empathetic approach by engaging in da'wah bil hal, interfaith dialogue, and cultural negotiation. These strategies emphasize tolerance, participation, and exemplary conduct. The challenges include conflicts between Islamic values and local customs, as well as symbolic resistance. Nonetheless, the soft and inclusive methods employed led to a high level of acceptance among the community. This study affirms the relevance of multicultural da'wah theories, cultural da'wah, cross-cultural communication, and power relations as foundations for effective da'wah in pluralistic societies.

Artikel ini mengkaji praktik dakwah multikultural yang dijalankan oleh Ustaz Mursyidin di Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau—sebuah komunitas adat Suku Anak Rawa di mana mayoritas penduduknya menganut agama Kristen, Buddha, dan kepercayaan lokal, sementara umat Islam merupakan kelompok minoritas. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi dakwah yang digunakan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis respons masyarakat dalam konteks multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi tokoh dan observasi partisipatif, disertai analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ustaz Mursyidin menerapkan pendekatan yang kontekstual dan empatik melalui dakwah bil hal, dialog lintas agama, dan negosiasi budaya. Strategi ini menekankan toleransi, partisipasi, dan keteladanan sosial. Tantangan yang dihadapi antara lain benturan nilai antara ajaran Islam dan adat lokal serta resistensi simbolik. Meskipun demikian, pendekatan yang lembut dan inklusif menghasilkan tingkat penerimaan yang tinggi dari masyarakat. Penelitian ini menegaskan relevansi teori dakwah multikultural, dakwah kultural, komunikasi lintas budaya, dan relasi kekuasaan sebagai fondasi dakwah yang efektif dalam masyarakat majemuk.

References

Abdullah. (2017). Komplementaritas Dakwah Kultural dan Struktural. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 4(4).

Adde, E. A. (2022). Strategi Dakwah Kultural Di Indonesia. Dakwatul Islam, 7(1). https://doi.org/10.46781/dakwatulislam.v7i1.573

Allan, J. (2022). Foucault and his acolytes: Discourse, power and ethics. In Social Theory and Education Research: Understanding Foucault, Habermas, Bourdieu and Derrida. https://doi.org/10.4324/9781003156550-5

Ansor, M., Alwi, R., Zulfikar, I., Masyhur, L. S., & Alit, A. (2024). Pencarian Rekognisi dan Legalitas Perkawinan Secara Adat Pada Suku Asli Anak Rawa di Siak Provinsi Riau. Lentera, 5(2), 151–169. https://doi.org/10.32505/lentera.v5i2.7544

Ansor, M., & Masyhur, L. S. (2023). Satu kampung enam iman: Penguatan integrasi sosial melalui perayaan Tujuh Liku pada suku asli Anak Rawa di Siak, Riau. Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.32505/connection.v3i1.6242

Asyura, K. (2023). Pentingnya dakwah multikultural di Indonesia. Universal Grace Journal, 1(2).

Bourdieu, P. (2018). The forms of capital. In The Sociology of Economic Life, Third Edition. https://doi.org/10.4324/9780429494338

Bourdieu, P., & Passeron, J. (1990). Reproduction in education, culture and society. In Trans. Nice, R. London: Sage.

Budiman, D. (2019). Konsep Dakwah pada Masyarakat Terasing Suku Akit Sonde Riau. Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah), 18(2). https://doi.org/10.15575/anida.v18i2.5075

Bungsu, A. P. (2021). Dakwah Kultural Pada Suku Gayo. Tsaqofah, 19(1). https://doi.org/10.32678/tsaqofah.v19i1.5314

Burhanuddin Jalal*, Amnah Saayah Ismail, & S. A. G. (2018). Pendekatan Dakwah untuk Cabaran Masa Depan: Satu Soroton. Tinta Artikulasi Membina Ummah, 4(1).

Fahrurrozi, F. (2017). Dakwah Akomodatif: Solusi Dakwah Aplikatif Fungsional Pada Masyarakat Multikultural. TASAMUH, 15(1). https://doi.org/10.20414/tasamuh.v15i1.137

Fikri, H. K., & Wiradaningrat, D. (2020). Strategi dan Solusi Dakwah Pada Masyarakat Multikultural. Mudabbir Jurnal Manajemen Dakwah, 1(2).

Hafiz, M. (2021). Eksistensi Dakwah dalam Masyarakat Multikultural. Dakwatul Islam, 5(2). https://doi.org/10.46781/dakwatulislam.v5i2.276

Hanafi, I., & Hassan, A. (2022). Fenomena Kebebasan Beragama Dan Berkeyakinan (KBB) di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. In Bunga Rampai Konferensi Nasional Pendidikan HAM: Vol. III (p. 90). DATUM Indonesia.

Herdiansyah, H. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif . Salemba Humanika.

Hitami, M., Bakar, A., Rosidi, I., & Hanafi, I. (2020). Under the Banner Dakwah: the Radical Potential among Muslim Students in Riau. ADDIN, 14(1), 75. https://doi.org/10.21043/addin.v14i1.8552

Huda, Z. (2016). Dakwah Islam Multikultural (Metode Dakwah Nabi SAW Kepada Umat Agama Lain). RELIGIA, 19(1). https://doi.org/10.28918/religia.v19i1.661

Ihsani, A. F. A. (2020). Dakwah Multikultural Gerakan Gusdurian Surabaya. Tesis.

Indah, E. O. (2019). Dialektika Islam dan Budaya: Dakwah Kultural Nahdlatul Ulama. News.Ge, 1(1).

Irawan, D., & Suriadi, S. (2020). Komunikasi Dakwah Kultural di Era Millennial. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 18(2). https://doi.org/10.18592/alhadharah.v18i2.3383

Jailani, I. A. (2014). Dakwah Dan Pemahaman Islam Di Ranah Multikultural. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 22(2). https://doi.org/10.21580/ws.22.2.272

Jamal Ghofir, & Khoiriyah. (2022). Pluralisme Budaya dalam Pendidikan Dakwah Islam Multikultural. Busyro: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 3(2). https://doi.org/10.55352/kpi.v3i2.233

Jamalie, Z. (2015). Pola Dakwah Pada “Masyarakat Suku Terasing” Di Kalimantan Selatan. Jurnal Dakwah, XVI(1).

Kadriyah, S. M. (2024). Ijma dalam Ijtima’ Gerakan Politik dan Dakwah. Ad-DA’WAH, 22(1). https://doi.org/10.59109/addawah.v22i1.54

Kristianto, A., & Dedy Pradesa. (2020). Landasan Dakwah Multikultural: Studi Kasus Fatwa Mui Tentang Pengharaman Pluralisme Agama. Inteleksia - Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah, 2(1). https://doi.org/10.55372/inteleksiajpid.v2i1.96

Madjid, A., Latief, H., & Santoso, S. (2020). Penguatan Sikap Beragama Pada Kaum Mualaf Suku Akit Desa Penyengat Kabupaten Siak. JMM (Jurnal Masyarakat …, 4(4).

Maftuchah, F. (2017). Dialog Dan Toleransi (Sebuah Alternatif Dakwah Di Tengah Pluralitas Agama). Komunika: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 9(1). https://doi.org/10.24090/komunika.v9i1.830

Marfu’ah, U. (2018). Strategi Komunikasi Dakwah Berbasis Multikultural. Islamic Communication Journal, 2(2). https://doi.org/10.21580/icj.2017.2.2.2166

Masyhur, L. S. (2014). Menjadi Beragama: Konversi Agama Dan Relasi Kuasa Pada Indigenous Community Di Siak, Riau. Jurnal At-Tafkir, VII(1).

Mubasyaroh, M. (2019). Perjanjian Damai Dengan Masyarakat Non Muslim Sebagai Model Komunikasi Islam Oleh Rasulullah pada Masyarakat Multikultural di Madinah Dan Relevansinya pada Masa Sekarang. AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, 6(1). https://doi.org/10.21043/at-tabsyir.v6i2.6438

Nahara, S., & Nurcholis, A. (2021). Konstruksi Dakwah Multikultural kiai lokal era modern (studi kasus kiai di tuban). Meyara:Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah, 2(2).

Nahara, S., & Nurcholis, A. (2022). Dakwah Multikultural, Kiai Lokal Konstruksi Dakwah Multikultural Kiai Lokal Era Modern. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah, 2(2). https://doi.org/10.19105/meyarsa.v2i2.4896

Noor, S., Rizky, K., Nasrullah, R., & Lazuardi, L. (2023). Strategi Dakwah Islam Berkearifan Lokal di Kalangan Suku Anak Dalam Jambi. Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Kemasyarakatan, 27(1). https://doi.org/10.15408/dakwah.v27i1.33327

Nurdianti, & Yusuf, Y. (2014). Sistem Kepercayaan Komunitas Adat Terpencil Suku Akit Di Desa Penyengat. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 2(1).

Pardianto. (2015). Dakwah Multikultural (Studi Alternatif Dakwah Di Era Globalisasi). Mediasi, 9(2).

Rafdeadi. (2014). Keteladanan Dakwah Di Tengah Masyarakat Multikultural. Jurnal Dakwah Risalah, 23(1).

Rojikin, R. (2022). Dakwah Walisongo Di Jawa: Membangun Komunitas Muslim Multikultural. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i, 9(5). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v9i5.27822

Rosidi. (2017). Dakwah Multikultural di Indonesia Studi Pemikiran dan Gerakan Dakwah Abdurrahman Wahid. Analisis : Jurnal Studi Keislaman, 13(2).

Sajadi, D. (2020). Problematika Dakwah Kontemporer Tinjauan Faktor Internal dan Eksternal. Al-Risalah, 11(2).

Sakareeya Bungo. (2014). Pendekatan Dakwah Kultural. Jurnal Dakwah Tabligh, 15(2).

Santoso, P., & Febrina, N. (2018). Strategi Penguatan Motivasi Belajar Agama Islam Pada Kaum Mualaf Suku Akit Desa Penyengat Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. In Jurnal ISLAMIKA (Vol. 2, Issue 1).

Santoso, R., Sodiq, S., Mukhayyaroh, F., & Fathurrohman, A. (2017). Dakwah “Udeng Vs Teklek”: Studi Dakwah Multikultural Mbah Sholeh Semendi Winongan Pasuruan Indonesia. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 17(1). https://doi.org/10.21154/altahrir.v17i1.690

Saputra, W. (2012). Pengantar Ilmu Dakwah,. PT Raja Grafindo Persada.

Siswayanti, N. (2020). Dakwah Kultural Sunan Sendang Duwur. Buletin Al-Turas, 21(1). https://doi.org/10.15408/bat.v21i1.3823

Sugiyanto, S., Jalil, A., Asriwandari, H., & Sidiq, Rd. S. S. (2022). Mangrove and Akit Tribe: Description of Value Orientation and Natural Conservation Effort. Sosial Budaya, 19(1). https://doi.org/10.24014/sb.v19i1.16628

Suroyo, S., Hermita, N., Ibrahim, B., & Putra, B. M. (2022). Ritual Bedekeh Dan Kepercayaan Suku Akit Di Provinsi Riau. Jurnal Lektur Keagamaan, 20(1). https://doi.org/10.31291/jlka.v20i1.977

Susilo, A. M. P. (2017). Paradigma Metode Penelitian Kualitatif. UNY Press.

Syamsuri, S. (2017). Pola Dakwah Multikultural Di Kota Palu. Al-Mishbah | Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 10(2). https://doi.org/10.24239/al-mishbah.vol10.iss2.42

Taylor, C. (1994). Multiculturalism: Examining the Politics of Recognition. In Multiculturalism: Examining the Politics of Recognition.

Zulfikar, Z. (2022). Urgensi Dakwah Islam dan Transformasi Sosial. Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah Dalam Mata Tinta, 9(1). https://doi.org/10.54621/jn.v9i1.277

Published
2025-06-30
Section
Articles