Reposisi Perempuan Islam dalam Bingkai Historiografi

Main Article Content

Nur Ikhlas

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang perempuan, yang dijelaskan dengan rincian dari segi sejarah perempuan secara historiografi dan dalam pandangan Islam. Sejarah membuktikan bahwa perempuan tidak banyak terlibat sejak periode awal sejarah itu ada hingga sekang, namun pada beberapa tahun terakhir gender salah satu pembahasan yang cukup membumi. Akan tetapi pada makalah ini tiak akan dibahas masalah gender. Makalah ini akan mengungkap bagaimana keterlibatan perempuan dalam historiografi dan dalam perjalanan sejarah Islam. Sejarah perempuan merupakan suatu hal yang cukup rumit, mengingat penulisan sejarah perempuan sangat langka bahkan tidak  tercatat dalam sejarah. Sejarawan mengatakan bahwa “wanita tersembunyi dalam sejarah” dikarenakan perempuan dianggap tidak terlalu penting dalam perjalanan sejarah. Sebenarnya jika ditinjau dari perjalanan nya perempuan cukup penting dan sangat berpengaruh dari perkembangan sejarah baik itu ditinjau dari historiografi dan dalam perjalanan Islam. Penulisan makalah ini megumpulkan data-data dari berbagai penelitian buku-buku dan jurnal tentang perempuan serta data-data lainnya yang berkaitan dengan pembahasan makalah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nur Ikhlas. (2020). Reposisi Perempuan Islam dalam Bingkai Historiografi. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, 1(1), 101-117. https://doi.org/10.32939/ishlah.v1i1.27
Section
Articles

References

‘Atif, U. A. (2016). Menjadi Muslimah Idaman. Jakarta: Mirqat.
Amin, Q. (2003). Sejarah Penindasan Perempuan: Menggugat “Islam laki-laki” menggugat “Perempuan Baru”. (S. Alam, Trans.) Yogyakarta: IRC.
Behavior, S. d. (1999). Pengantar” Second Sex, Fakta dan Mitos. (T. B. Febriyantono, Trans.) Surabaya: Pustaka Promethea.
Bertram, V. (2009). Menteorikan yang Personal: Penggunaan Autobiografi dalam Tulisan akademis. In Teori-Teori Feminis Kontemporer (p. 56). Bandung: Jalasutra.
Carroll, B. A. (n.d.). Liberating Women’s History. Urbana Champaign, 75-76.
Engineer, A. A. (2005). Pembebasan Perempuan. Jakarta: LkiS.
Fakih, M. (1996). Analisis Gender & Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gökçen, S. (2000). Atatürk'le Bir Ömür (A Life with Atatürk) (in Turkish). Istanbul: Altin Kitaplar.
Hakeem, A. H. (2005). Membela Perempuan, Menakar Feminisme dengan Nalar Agama. Jakarta: Al-Huda.
Kowani. (1984). Sejarah Setengah Abad Pergerakan Perempuan Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Kuntowijoyo. (1994). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Murnia, A. (2004). Getar Gender. Magelang: KDT.
Purwanto, B. (2006). Gagalnya Histriografi Indonesiasentris. Yogyakarta: Ombak.
Ricklefs, M. (2005). Sejarah Indonesia Modern: 1200-2004. (S. W. dkk, Trans.) Jakarta: Serambi.
S. Handayani, C. (2004). Kuasa Perempuan Jawa. Yogyakarta: LKiS.
S.Duval. (1998). New Veils and New Voices: Islamist Women’s Group in Egypt. In Women and Islamization: Contemporary Dimensions of Discourse on Gender Relations (p. 46). Berg: Oxford and New York.
Scott, J. W. (1988). Gender and the Politics of History. USA: Columbia University Press.
Scott, J. W. (1988). Gender and the Politics oh History. New York: Columbia University Press.
Thabathaba’i, M. H. (n.d.). An Exegesis of the of the al-Qur’an (Vol. 4). (S. Razawi, Trans.)